BERITA  

Imalak Sultra Dukung Pencabutan KTA La Ode Tariala, Dorong Proses PAW Segera Dituntaskan

Imalak Sultra Dukung Pencabutan KTA La Ode Tariala, Dorong Proses PAW Segera Dituntaskan

KENDARI — Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Aktivis Lintas Kampus Sulawesi Tenggara (Imalak Sultra), Ali Sabarno, mendukung keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem yang mencabut kartu tanda anggota (KTA) La Ode Tariala melalui Surat Keputusan Nomor 316-Kpts/DPP-Nasdem/X/2026.

Ali menilai keputusan tersebut merupakan kewenangan internal partai yang semestinya didasarkan pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta mekanisme organisasi yang berlaku, Tegasnya Selasa 27/10/2026.

“DPP tentu memiliki pertimbangan dan alasan dalam mengambil keputusan tersebut. Kami berharap seluruh proses berjalan sesuai dengan mekanisme dan aturan organisasi yang berlaku,” kata Ali dalam keterangannya, Selasa, 27 Oktober 2026.

Menurut Ali, pencabutan KTA tersebut perlu ditindaklanjuti melalui mekanisme pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara dan pergantian antarwaktu (PAW) La Ode Tariala sebagai anggota legislatif.

Ia mendorong seluruh pihak terkait, termasuk DPRD dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara, agar menjalankan tahapan sesuai kewenangan dan ketentuan perundang-undangan.

Ali mengatakan penyelesaian proses pergantian tersebut penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah polemik internal partai berlarut-larut hingga mengganggu pelaksanaan fungsi DPRD.

“Polemik internal Partai NasDem secepatnya harus diselesaikan agar fungsi pengawasan dan kontrol DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara terhadap kebijakan pemerintah dapat berjalan maksimal,” ujarnya.

Albert Dikaitkan dengan Calon Pengganti Tariala

Di tengah proses tersebut, nama Albert turut mencuat sebagai sosok yang dikaitkan dengan calon pengganti La Ode Tariala. Albert disebut merupakan calon anggota legislatif Partai NasDem dari daerah pemilihan (dapil) 3 Sulawesi Tenggara yang memperoleh suara terbanyak kedua setelah Tariala.

Posisi tersebut menjadi salah satu dasar yang mengaitkan Albert dengan proses PAW. Namun, penetapan pengganti tetap harus mengikuti mekanisme dan persyaratan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Ali menyatakan dukungannya terhadap Albert sebagai sosok yang tepat terhadap proses pergantian tersebut, dengan menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dan kewenangan masing-masing lembaga.

Selain itu, ia menilai Albert dikenal di Kabupaten Muna melalui kiprahnya di bidang pendidikan, sosial dan kesehatan

“Albert dikenal ditengah masyarakat melalui kiprahnya dibidang pendidikan, sosial dan kesehatan di Kabupaten Muna. Kami berharap diberbagai pengalamannya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” kata Ali.

Ali berharap penyelesaian persoalan internal Partai NasDem dapat dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan begitu, DPRD Sulawesi Tenggara dapat kembali menjalankan tugas legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara optimal.

Ia juga mengingatkan bahwa kepentingan publik harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap proses pergantian jabatan politik, sehingga polemik internal partai tidak menghambat pelaksanaan tugas pemerintahan dan penyaluran aspirasi masyarakat Sulawesi Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *