CSR.Com, KONAWE – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Garuda Sultra Pilihanku (GSPI) Sulawesi Tenggara menyatakan sikap tegas untuk mengawal tuntas isu dugaan pelanggaran etik yang melibatkan oknum anggota DPRD Konawe dan oknum pegawai bank.
Pernyataan ini muncul menanggapi pemberitaan media Kasuistik.com edisi 12 Januari 2026 yang menyoroti perilaku pejabat publik tersebut. Ketua GSPI Sultra, Rusdin, mengapresiasi langkah media dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Kami dari GSPI Sultra mendukung penuh pengawalan isu ini hingga tuntas. Integritas pejabat publik adalah harga mati bagi marwah daerah Sultra,” ujar Rusdin dalam keterangan resminya, Rabu (14/1/2026).
Sebagai langkah konkret, GSPI Sultra berencana untuk segera melayangkan surat resmi kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Konawe. Surat tersebut bertujuan mendesak agar BK segera mengambil langkah evaluasi dan tindakan tegas sesuai regulasi yang berlaku.
“Kami akan menyurati secara resmi Badan Kehormatan DPRD Konawe agar segera bertindak. Kami tidak ingin dugaan pelanggaran etik ini dibiarkan tanpa kejelasan, karena menyangkut kepercayaan masyarakat,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Rusdin mengajak seluruh elemen, termasuk rekan-rekan media, untuk terus bersinergi dalam memperbarui data dan fakta di lapangan.
“Kami membuka ruang koordinasi seluas-luasnya dengan rekan media jika ada perkembangan terbaru di lapangan. Mari kita pastikan fungsi kontrol sosial berjalan maksimal demi menjaga integritas pejabat publik di Sulawesi Tenggara,” pungkas Rusdin.
