BERITA  

Reuni Alumni SMA 1 Kusambi di sorot , mahasiswa pertanyaan pembagian beras di duga bernuansa politik

CorongSuaraRakyat.com, Muna Barat – Kegiatan reuni alumni di SMA Negeri 1 Kusambi, Kabupaten Muna Barat, menuai sorotan dari kalangan mahasiswa.

Pasalnya, dalam agenda tersebut turut diisi dengan pembagian beras oleh Bupati Muna Barat yang juga menjabat sebagai Ketua Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sorotan datang dari Rahman, mahasiswa asal Kecamatan Kusambi, yang menilai bahwa kegiatan reuni semestinya menjadi ruang silaturahmi yang netral dari kepentingan politik.

“Reuni sekolah itu momen kebersamaan lintas generasi, bukan ruang untuk membangun citra politik.

Ketika ada pembagian bantuan dengan narasi yang terkesan mengarah ke partai, ini patut dipertanyakan,” tegas Rahman.

Menurutnya, narasi yang berkembang di tengah masyarakat seperti “Golkar bagi-bagi beras” justru berpotensi menimbulkan persepsi negatif dan mencampuradukkan kegiatan sosial dengan kepentingan politik praktis.

Rahman juga menyoroti pentingnya transparansi sumber bantuan yang dibagikan dalam kegiatan tersebut.

Ia mempertanyakan apakah bantuan itu berasal dari program pemerintah daerah, dana pribadi, atau berkaitan dengan kepentingan partai politik.

“Kalau ini program pemerintah, maka harus jelas mekanismenya.

Kalau pribadi, juga harus disampaikan secara terbuka. Jangan sampai publik menilai ini sebagai bentuk pemanfaatan jabatan untuk kepentingan tertentu,” tambahnya.

Ia pun mendorong pemerintah daerah untuk menjaga etika dalam memisahkan posisi sebagai pejabat publik dengan kepentingan politik, terlebih dalam ruang pendidikan yang seharusnya steril dari aktivitas politik praktis.

“Berbagi itu baik, tapi tempat dan momentumnya juga harus tepat agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *